Latest Posts

Jumat, Februari 24, 2017

Perempuan Polahi (3)

www.femina.co.id
Bagian 3 (Tamat)
Kisah sebelumnya:
Naye, wanita muda suku Polahi yang hidup di hutan wilayah Gorontalo, jatuh cinta kepada Igo, seorang mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tentang suku Polahi. Setelah kepergian Igo, Naye menolak dijodohkan dengan Sa’u yang kemudian menjadi kepala suku Polahi. Naye juga tidak menyukai gaya Sa’u memimpin sukunya. 

Perempuan Polahi (2)

www.femina.co.id
Bagian 2
Kisah sebelumnya:

Naye, wanita muda suku Polahi yang hidup di hutan wilayah Gorontalo jatuh cinta pada Igo, seorang mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tentang suku Polahi. Dari Igo, Naye dan anak-anak Polahi belajar membaca. Namun, cinta itu jelas cinta terlarang, karena Naye dijodohkan dengan sesama suku Polahi.

Perempuan Polahi (1)

femina.co.id
Bagian 1

Lelaki itu datang dari negeri yang jauh!  Sebuah negeri yang berdiri di lereng perbukitan yang berhadapan langsung dengan Selat Makassar. Salah satu negeri yang masuk daftar kota tua di daratan Sulawesi selain Makassar, Gorontalo, dan Manado. Lelaki itu berasal dari kota pelabuhan di tanah bugis: Kota Parepare.

Kamis, November 10, 2016

Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat



Foto: daengraja

Beberapa hari ini, saya berada di ibu kota, menyampaikan aspirasi yang disuarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Gorontalo ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan ke Komisi IX DPR RI. Pada Senin, 24 Oktober 2016, Para dokter di seluruh Indonesia, di bawah payung IDI, turun ke jalan, mengenakan pakaian putih kebesaran, menyampaikan sorotan tajam terhadap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran. 

Minggu, November 06, 2016

Wajah-Wajah di Bandar Udara



http://www.kompasiana.com/sultansulaiman
Wajah-wajah khas, yang sering dijumpai tersengat mentari di jalan-jalan desa, atau memanggul cangkul menuju ladang, kini nampak biasa di bandar udara. Wajah-wajah itu semakin sering wara-wiri, menenteng bawaan, bergegas menuju pintu keberangkatan, siap terbang. Betapa mobilitas kini sudah semakin berkarib dengan keseharian pribumi.

Kamis, November 03, 2016

Dikotomi Pemanfaatan Gambut di Kalimantan Tengah


(Mana yang Harus Didahulukan: Kepentingan Lingkungan atau Ekonomi) 
Artikel favorit lomba penulisan Mongabay
 Perdebatan pemanfaatan lahan gambut telah terjadi sejak lama. Aktivis lingkungan bertahan dengan beragam argumen, lahan gambut dengan ragam ekosistemnya harus dijaga dari segala bentuk “kerusakan”. Itu berarti bahwa, lahan gambut harus dilindungi dari alih fungsi, baik untuk pertanian, perkebunan, atau aktivitas lain. Sebab, alih fungsi sudah dihukumi sebagai bentuk pembiaran terhadap kerusakan lingkungan. Bagi mereka yang peduli, hal itu jelas harus ditolak!

Popular Posts